Rabu, 19 Oktober 2016

Berkunjung ke Pondok Pesantren,Yuk !



Berkunjung ke pondok pesantren, yuk !
Pondok artinya rumah. Jadi, pondok pesantren artinya rumah tempat para santri. Kebanyakan penghuni pondok pesantren adalah anak-anak yang ingin mengaji dan mempelajari agama. Biasanya, pondok pesantren dikelola oleh pak kyai atau ustadz/ustadzah yang ingin berdakwah dan  mengamalkan ilmu agama. Mereka menampung, merawat, dan mendidik anak-anak santri dengan penuh kasih sayang seperti anak sendiri.
Hidup di pondok pesantren yang harus jauh dari orang tua dan keluarga, tentu bukan pilihan beberapa teman yang terpaksa tinggal di pondok pesantren. Akan tetapi coba perhatikan teman-temanmu yang tinggal di pondok pesantren, bahkan yang sejak kecil pun mereka selalu semangat dan tetap belajar dengan tekun. Di pondok pesantren , mereka datang dengan latar belakang yang berbeda-beda. Akan tetapi, mereka lebih pintar dalam hal mengaji pengetahuan agama sebanyak-banyaknya dan praktik ibadah, selain itu mereka diajarkan untuk lebih aktif,  kreatif, dan disiplin Bisa bercanda, bermain, dan melakukan kegiatan lainnya seperti pada umumnya. Hidup di pondok pesantren itu berarti punya banyak teman. Dalam satu kamar, bisa ditempati puluhan orang dari beberapa kamar yang ada. Mereka terbiasa bangun malam bersama-sama untuk melaksanakan sholat tahajud dan dzikir sampai tiba shalat shubuh mereka berjamaah, dilanjutkan dengan mengaji al-quran  di simak oleh ustadz/ustadzah yang biasa disebut dengan sorogan. Jadwal mengkaji kitab ataupun al-qur’an sudah ditentukan baik waktu, tempat dan guru yang mengajarnya.
Sejak kecil atau sejak mulai masuk di pondok para santri dilatih untuk mandiri. Segala sesuatu sebisa mungkin mereka lakukan sendiri. Susah dan senang mereka hadapi bersama. Akan tetapi disitulah nikmatnya . mereka juga dilatih untuk peka terhadap lingkungan sekitar, tidak egois, dan membudayakan antri, baik antri saat di kamar mandi, pembagian makan, ataupun penggunaan barang-barang pondok yang di sediakan untuk kebutuhan mereka secara bergantian. Setiap satu minggu sekali para santri melakukan bersih-bersih pondok hal ini biasa di sebut dengan roan akbar, dari yang setiap harinya mereka bersih-bersih dengan cara jadwal berkelompok maka roan akbar dilakukan seluruh santri secara bersamaan. Mereka diajarkan tata krama yang baik kepada guru dan yang lebih tua, hari-hari para santri memang tak sebebas anak luar yang bisa keluar kemana-mana dengan pegangan gadget/hp di tangan atau bermain PS sesuka hati, akan tetapi waktu meraka gunakan dengan mencari ilmu sebaik-baiknya dan tidak untuk berfoya-foya. Karena bekal untuk menuju akhirat ada 3: ilmu yang bermanfaat, amal jariyah dan doa anak sholih..itulah yang mereka kumpulkan di pondok pesantren.

1 komentar:

  1. Tulisan ini menarik, akan tetapi masih belum sesuai dengan apa yang saya harapkan. Saya berharap Mbak Himma memberikan penjelasan mengenai suatu hal, dalam hal ini Mbak Himma memilih untuk menjelaskan mengenai pesantren.

    Mbak Himma memang menjelaskan beberapa hal mengenai pesantren, akan tetapi lebih banyak berkutat pada suasana atau nuansa di pondok pesantren. Saya berharap lewat tulisan ini anak-anak sekolah dasar akan paham mengenai apa itu pondok pesantren, seperti apa kondisi disana, dan apa saja yang orang-orang lakukan disana. Tapi secara keseluruhan tulisan ini menarik. Saya suka dengan pilihan kata yang Mbak Himma gunakan.

    BalasHapus