Tentang
Rizka Nur Rofiah
Kenapa saya menulis
tentang dia, seberapa pentingkah dia sampai perlu saya menulis tentang dia di
blog begini? Jawabannya saya juga nggak tahu.
Mbok’e panggilannya, Gadis pecinta K-POP
ini atau yang bernama lengkap Rizka Nur
Rofi’ah cukup menjadi pola inspirasi saya dalam bersosialisasi, Dia cukup
ramah, Netral dan bertanggung jawab. Memiliki postur tubuh yang lumayan gemuk
namun untungnya tinggi, jadi tidak terlihat ginuk- ginuk dan berparas cantik
dengan hidungnya yang mancung, Dia adalah anak tunggal namun cukup mandiri
berjiwa keibuan dan mempunyai empat teman sekawan yang terlihat seperti anak
anaknya itulah alasan mengapa dia di panggil mbok’e oleh teman sekelas, dia
tinggal di asrama pondok memang sih, Dari gaya bicaranya dia anak yang manja
tapi tidak ngalem, awalnya niat dia mondok untuk menemani Wida, salah
satu teman alias anaknya ehh si Widanya malah gak betah,cuma gara- gara pondok
terbatas dengan air dan semua harus serba antri, tapi si mbok’e ini tetap
lanjut tinggal di sana, “Aku sadar hidupku selama ini sudah lumayan enak dek
him, maka dari itu aku ingin belajar lebih berjuang dan memperdalam ilmu agama”,
kata mbok’e yang kepadaku yang bisa membuat aku salut saat setelah aku
mengintrogasi untuk tetap lanjut di pondok sedangkan si Wida lebih memilih untuk mencari kos-kosan.
Namun alasan lain
juga karena di pondok terdapat jaringan WIFI, sedangkan mbok’e ini sangat hoby
dengan browsing segala sesuatu yang bersifat K-pop, waktu nemuin anggota
Boyband favorit dia langsung beralih ke Gogle dan mencari tahu segala sesuatu
tentang idolanya, mulai dari tempat
tanggal lahir, berapa bersaudara, hoby, warna favorit dan segala fakta unik
member tersebut. Bahkan bagian anggota favoritnya bakalan di putar berkali-kali
untung saja idolanya nggak di suruh tampil Live di depannya, usianya bisa memendek
sepuluh tahun kali lipat. Melihat penampilan mereka yang penuh energi namun
mereka tetap stabil dalam menyanyikan Part-nya bikin mbok’e bangga.” Oppa
berbkat banget sih..” ( Oppa panggilan kakak laki- laki dari adik
perempuan) teriak mbok’e histeris geregetan, Cuma mbok e aja nih yang mengerti
seberapa kerennya idolanya ketika mereka menari dengan penuh energi, bermain
film dengan penuh aksi. Orang lain yang bukan penggemar mah gak akan pernah
mengerti.
Di balik
berlebihannya mbok’e dengan mengidolakan Boyband K-Pop ini bisa di bilang alay namun
seperti yang saya bilang dia adalah cewek yang bertanggung jawab tidak memihak
kepada siapapun dan teman- teman sekelas bisa menyesuaikannya, dia termasuk
anak yang pemberani, Percaya diri dan berpengaruh dalam mengambil keputusan.
Pada awal semester lima kemaren seperti biasa, kelas kami mengadakan pergantian
ketua kelas. Ketika pemilihan suara saya adalah voting suara pertama yang
memilih nama Rizka untuk menjadi kandidat dan ternyata teman-teman sekelas pun
banyak yang sependapat. Akhirnya mbok e lah yang terpilih jadi ketua kelas ,
dia sempat menolak dan tidak menyangkal akan hal itu, “sudahlah mbak Rizka..
walaupun mbak Rizka sampai nangis memberontak pun tetaplah mau tidak mau harus
menyandang jabatan ini”, nasehat dari ketua kelas yang lama yang semakin
membuatnya sesak tak habis fikir. Namun waktu pun berjalan sedikit demi sedikit
dan ternyata dia bisa menjalaninya bahkan bisa di bilang lebih telaten, seperti
ketika aku mengamatinya dari hal-hal kecil dia merapikan bangku kelas sebelum
teman-teman datang yang suatu hal jarang di lakukan Mahasiswa-Mahasiswa pada
umumnya dia selalu memberi tahu dan mengingatkan tugas apa saja untuk setiap
minggunya kepada teman-teman lewat jaringan komunikasi kelas.
Menjadi ketua kelas
memang tidak mudah apalagi mamimpin dan mengayomi teman-teman PGMI 5 C yang
masih di bilang cukup labil dan hiperaktif,
dari segi cara pertemanan yang masih berkelompok satu sama lain namun
alhamdulillah meskipun begitu tidak pernah mengalami konflik visual di antara
kami bahkan terkadang kami lebih kompak dalam bekerjasama, ketika berkompetensi dengan kelas lain saat
bazar dan pensi misalnya, dan untuk harapanku selanjutnya, Rizka alias mbok e
ini mampu menyelesaikan tanggung jawabnya dengan ikhlas dan istiqomah serta
dapat membenahi kekurangan di PGMI 5C agar menjadi lebih baik lagi. Salam
semangat untuk mbok e jadilah ketua yang selau aktif, positif, ceria, maafkan
kami yang masih sering membuat mbok e menangis kwalahan dan khususnya saya
berharap suatu saat mbok e akan menangis bahagia. Sekian
Oleh
: Fatkhatul himah PGMI 5C
Subhanaallah~ Terima Kasih banyak dek hima. Terima kasih banyak atas cerita tentangku. Aku sangat menghargai tulisanmu. Semoga kelak aku bisa jadi ketua yang bisa membuat teman-teman inginkan, semoga tangis bahagia itu akan segera daatang. I love you dek hima ^^
BalasHapus